Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang biasanya menjangkiti pada daerah tropis umumnya disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk. Virus yang dibawa tersebut mampu menyebabkan gejala seperti sakit kepala, demam, ruam, dan rasa sakit di seluruh tubuh. Karena itu bagi para orang tua perlu mengenali gejala DBD yang biasanya terjadi pada anak.
DBD diakibatkan karena virus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes yang berada di daerah tropis yang meliputi seluruh dunia. Nyamuk Aedes pun menjadi pembawa virus apabila menggigit seseorang yang telah terinfeksi virus ini.
Virus ini biasanya bukan merupakan virus yang menyebar langsung dari orang ke orang. Akan tetapi, apabila nyamuk ini menggigit orang lain, orang itu kemudian mampu terinfeksi demam berdarah.
Lalu apa sajakah ciri demam berdarah yang umumnya terjadi pada anak?
  1. Gejala umumnya ringan
Ciri demam berdarah pada anak umumnya ringan, terlebih ini terjadi pada anak-anak yang lebih muda dan biasanya belum pernah terserang penyakit. Anak-anak yang lebih tua, orang dewasa, ataupun mereka dan orang yang sebelumnya pernah mengalami infeksi bisa memiliki ciri dari sedang sampai berat.
2.Tanda dari ciri demam berdarah pada anakTanda dan ciri demam berdarah pada anak diantaranya demam yang tinggi, contoh suhu yang dimiliki yaitu lebih kurang setinggi 40 ° C, penderita umumnya mengidap nyeri di belakang mata maupun di persendian tak ketinggalan pula pada otot dan tulang terjadi pula sakit kepala yang cukup parah, lalu terdapat ruam di sebagian besar tubuh, adanya pendarahan ringan dari hidung atau gusi, serta anak-anak menjadi mudah memar.
3. Ciri demam berdarah yang disebut “demam patah tulang”Istilah yang biasa digunakan untuk menyebutnya antaranya “demam patah tulang”, gejala ini digunakan meskipun hal yang terjadi pada kenyataannya yaitu tidak berupa kondisi yang benar-benar patah tulang, berupa kondisi yang hanya terjadinya kadang-kadang demamnya terasa seperti itu. Ciri demam berdarah pada anak mampu dimulai 4 hari sampai dari 2 minggu sehabis kejadian digigit oleh nyamuk yang terinfeksi, hingga berlangsung selama 2 sampai 7 hari.
4. Demam berdarah mampu mengancam jiwaApabila sesudah demam agak reda tidak muncul gejala yang mengakibatkan pendarahan yang lebih parah; ataupun permasalahan seperti mual, muntah, hingga nyeri perut dan keluhan pernapasan contohnya kesulitan bernapas. Muncul juga ciri seperti dehidrasi, pendarahan hebat, hingga penurunan tekanan darah cepat pun dapat terjadi jika tidak segera ditangani. Ciri-ciri ini mampu mengancam jiwa serta membutuhkan perawatan medis secepatnya.Jika ada ciri demam berdarah pada anak Anda, Anda diharapkan untuk menghubungi dokter. Dalam melakukan diagnosis, dokter pun dapat memeriksa anak Anda maupun mengevaluasi gejalanya. Akan tetapi dokter akan bertanya tentang perjalanan medis dari anak Anda untuk bertujuan mengirim sampel darah.
5. Kasus demam berdarah mampu sembuh sendirinya pula pada anakCiri demam berdarah pada anak juga mampu sembuh di dalam rentang waktu satu hingga dua minggu serta tidak terjadi komplikasi lanjutan. Akan tetapi jika cirinya sudah parah contoh cukup memburuk pada hari pertama, maka dapat langsung segera melakukan perawatan.Pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan tidak membiarkan pasien digigit oleh nyamuk yang mungkin dapat terbang disekitaran. Hal ini bertujuan agar mencegah terjadinya infeksi pada orang lain di sekitar.

Nah itu dia beberapa ciri demam berdarah pada anak. Ayok mulai terapkan pola hidup sehat untuk keluarga!

%d blogger menyukai ini: