Hallo sobat, awal Mei lalu aku kembali berkesempatan untuk ikutan challenge dari Troveskin Indonesia. Judulnya #TroveskinRamadanChallenge. Ini tuh challenge aku yang kedua kalinya dan diikuti oleh hanya 100 peserta terpilih.

Tugas aku selama bulan Ramadan ini, lebih kurang 28 hari, aku menggunakan produk skincare dari mereka, terus aku upload hasilnya setiap hari di aplikasi Troveskin. Untuk kalian yang belum dapat gambarannya seperti apa, dulu aku udah pernah bikin artikel lengkap sewaktu aku ikutan challenge mereka untuk yang pertama kali.

Baca Juga: [REVIEW] Tantangan 14 Hari Pyunkangyul Acne Series di Aplikasi Troveskin

Kali ini aku mendapatkan kesempatan untuk nyobain produk skincare terbarunya Olay Indonesia. Ada dua total produk yang aku dapatkan yaitu Olay Light Perfecting Essence 30 Ml dan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream 14 gram. Pihak Olay mengirimkan produk travel size-nya mereka. Meskipun terbilang kemasannya kecil, tapi ternyata isi produknya lumayan banyak. Sewaktu challenge berakhir, sisa produknya masih sisa separuh.

Olay Light Perfecting Essence ini merupakan serum pemutih wajah yang diproses menggunakan Teknologi Pearl Optic yang memperbaiki tekstur kulit, menyamarkan bintik-bintik dan membuat kulit glowing dan lembab seperti embun. Digunakan dua kali sehari sehabis pemakaian cleanser dan toner.

Sementara itu, Olay Regenerist Micro Sculpting Cream merupakan moisturizer anti aging yang diformulasikan dengan Advanced Amino Peptide Complex dan Carob Fruit Extract. Mengandung bahan Asam Hialuronat dan Gliserol membantu melembutkan dan melembabkan kulit. Produk ini juga membantu untuk menyamarkan pori-pori, mengencangkan kulit dan menyamarkan kerutan pada wajah. Digunakan dua kali sehari setelah penggunaan serum.

MENGENAL APLIKASI TROVESKIN

Buat yang belum tahu apa itu aplikasi Troveskin, sini aku beritahu ya. Jadi aplikasi Troveskin itu aplikasi untuk menganalisa kulit kita secara real time menggunakan smartphone. Aplikasi ini sendiri dapat kalian unduh secara gratis di Playstore atau Applestore.

Cara kerjanya kita cukup membuka aplikasi Troveskin di smartphone, lalu mengambil foto selfie dengan kamera depan untuk mulai menganalisis kulit wajah. Setelah itu tinggal kita upload foto tersebut ke dalam aplikasinya. Pastikan kalian menggunakan koneksi internet yang stabil untuk mengupload. Nantinya kita tinggal tunggu 1 – 2 menit untuk tahu hasilnya. Gampang bukan?

Hal yang dapat dianalisa oleh aplikasi Troveskin lumayan lengkap. Kita bisa mengetahui kekurangan kulit kita seperti bintik hitam, tekstur, kerut halus, hingga keadaan pori-pori pada hari itu. Hasilnya nanti disajikan dalam bentuk skor dan usia kulit. Disana kita juga bisa melakukan perbandingan kulit dari hari ke hari. Sebaiknya lakukan analisis setiap hari supaya kita jadi lebih tahu kondisi kulit kita dan langkah perbaikannya.

Selain pemeriksaan kulit, jika kita rutin selfie, aplikasi akan merekam hasil analisis tadi plus riwayat kesehatan kita. Saat kita menganalisis, aplikasi akan menanyakan sejumlah pertanyaan tentang aktivitas yang kita kerjakan pada hari itu. Sejumlah pertanyaan yang biasa tapi ternyata penting harus kita jawab. Misalnya perasaan, kondisi kulit, sedang haid atau tidak, hingga berapa jumlah jam tidur malam kita. Aplikasi ini menyadarkanku bahwa apa yang kita lakukan ternyata berimbas ke kondisi kulit kita. Maklum aku suka bergadang saat membuat konten blog. Duh, maafkan ya kulit… cry

Nantinya setiap analisis kulit yang kita lakukan akan mendapatkan poin. Kerjakan juga tugas survey yang tersedia jika ingin poin tambahan. Poin-poin ini dapat ditukarkan dengan berbagai voucher dan produk skincare secara cuma-cuma. Hadiahnya beda-beda dan akan diperbaharui pada waktu-waktu tertentu.

Happy banget! Aku sendiri sedang usaha untuk mengumpulkan poin. Tapi sayangnya kemarin poinnya belum cukup, tapi hadiahnya udah keburu habis. Semoga lain kali bisa meredeem produk kesukaan..

Agar hasilnya lebih akurat, pastikan saat selfie berada di tempat pencahayaan yang baik dan tidak ngeblur. Sebaiknya dilakukan pada pagi atau siang hari. Menurutku kekurangan aplikasi ini ialah terlalu sensitif. Jadi cenderung berubah-ubah nilainya setiap kali kita selfie.

Namun yang pasti, aplikasi ini membantu banget untuk mengetahui kekurangan kulit kita. Lewat foto selfie, aplikasi menandai bagian-bagian yang bermasalah pada kulit secara real time. Disini kalian juga bisa baca berbagai artikel tentang kesehatan kulit.

FIRST IMPRESSION PENGGUNAAN PRODUK

Dari segi kemasan, aku sempat kesulitan untuk membuka botol Essence. Soalnya cara buka botolnya agak sedikit berbeda dari yang biasanya. Bentuknya sama-sama pump. Saat kita memutar tutupnya, otomatis liquidnya sudah terisi otomatis dalam sedotannya. Di atas tutup sudah tersedia tombol yang bisa kita tekan sewaktu ingin mengeluarkan liquidnya di wajah kita.

Pada awalnya, aku ngerasa botol Essence yang seperti ini terasa ribet. Tidak sedikit teman-teman yang lain juga mengeluhkan hal yang sama. Namun ketika sudah terbiasa, baru deh nyadar kalo teknologi botol yang kaya’ gini itu praktis dan bikin hemat waktu. Mungkin karena belum terbiasa aja ya? Hehe.

Sementara itu, dari segi keharuman produknya, kedua produk ini memiliki aroma yang lembut. Nggak terlalu menyengat. Di kemasannya, dinyatakan kalau produk essencenya memiliki perpaduan aroma yang menyegarkan dari Mawar dan Melati. Kalau moisturizernya kemungkinan sama sih.  

Tekstur essencenya seperti susu cair yang mudah meresap. Untuk moisturizernya sama saja kaya’ produk yang lain. Berwarna putih dan cepat meresap di kulit. Pas pemakaian pertama, kedua produk ini nggak lengket di kulit. Kulit langsung berasa lembab seharian. Ohya, tipe kulit Molzania itu kombinasi. Produk ini nggak ngaruh ke minyak wajah sih, tapi memberikan sensasi lembab dan ternutrisi ke kulit kita. Berasa lebih kenyal.

PROGRESS 30 HARI PEMAKAIAN PRODUK

Pada hari pertama pemakaian, kondisi kulit memang lagi berjerawat karena pengaruh hormon. Maklum saat sedang mendekati hari haid memang selalu begitu sejak dulu. Keesokan harinya bruntusan semakin banyak. Mungkin ini efek dari hormonal ditambah pemakaian produk baru. Aku memang suka purging pada hari-hari pertama pemakaian.

Pada aplikasi Troveskin tampak jelas kekurangan demi kekurangan yang ada pada kulitku. Aplikasi secara mendetail menandai titik-titik bruntusan dan jerawat yang harus dihilangkan. Aku suka dengan aplikasi ini. Aku jadi tahu bagian mana dari kulit wajahku yang mau kubenahi nanti. Bruntusan dan jerawat mulai menghilang pada minggu kedua pemakaian produk Olay. Sebagai gantinya bekas-bekas jerawat pun berhamburan.

Saat minggu kedua aku memfokuskan diri untuk membenahi bekas-bekas jerawat baru. Jerawat-jerawat gedenya berubah menjadi hitam. Belum lagi bekas jerawat lama yang sudah pernah ada sebelumnya. Produk olaynya sengaja kutotol-totol pada bekas-bekas jerawat yang ada.

Aplikasi Troveskin pada minggu kedua ini menandai kullitku yang mulai cerah. Terbukti dengan beberapa kali dapat skor dan usia kulit yang lumayan. Duh.. senangnya hati ini biarpun masih nggak pede dengan wajah.

Memasuki minggu ketiga, aku terserang sakit batuk dan sedikit tidak enak badan. Gara-garanya puasa kebanyakan minum es dan bergadang bikin konten. Hehe. Agak dehidrasi pula karena malas minum. Alhasil ini berimbas ke wajahku yang terlihat lesu. Pada fase ini beberapa jerawat yang meradang kembali gara-gara kecapekan perlahan mongering. Tapi jumlah jerawatnya relatif berkurang dan terus mengecil. Aku juga merasa bekas-bekas jerawat barunya juga memudar.

Bisa ditebak dengan hasil analisis kulit via aplikasi Troveskin. Skornya beberapa hari turun drastis. Melihatnya membuatku sedikit stress. Apa iya bakalan sukses di akhir challenge nanti? Tugasku selanjutnya ialah membuat diri ini kembali fit. Aku mulai mencoba menjaga fisik dari dalam.

Akhirnya mendekati minggu keempat, tepatnya di hari ke 20, aku sehat kembali. Mulai hari ini, pemakaian produk Olaynya mulai menunjukkan hasil. Kulitku menjadi terlihat lebih cerah dan glowing. Terasa lebih kenyal. Jerawat pun benar-benar menghilang. Kalaupun muncul jerawat, cepat mengempis. Hingga hari terakhir, aku merasa kulitku lebih halus dari biasanya. Di foto terlihat jauh lebih flawless dan sehat.

Skor dan nilai kulit pada aplikasi Troveskin juga membaik. Pada wajah memang masih ada beberapa kekurangan terutama bekas-bekas jerawat yang membandel. Mungkin diperlukan waktu lebih banyak agar bisa hilang seluruhnya. Namun aku happy akhirnya dapat berlebaran dengan wajah baru!

KESIMPULAN

Usai sudah aku mengikuti 28 Day Challenge produk Olay Light Perfecting Essence dan Olay Regenerist Micro Sculpting Cream. Sejauh ini aku merasa cocok sama produknya. Biarpun sempat bermasalah di awal pemakaian, tapi makin mendekati akhir, produknya mulai memberikan bukti.

Lewat aplikasi Troveskin, aku belajar bahwa cantik itu harus ditunjang juga dengan gaya hidup dan makanan yang sehat. Percuma jika kulit wajah kita doang yang dipoles. Tapi dalam tubuhnya sakit karena lifestyle yang tidak bagus. Banyakin makanan bergizi, minum air putih, dan tidur yang teratur kunci hidup sehat. Apalagi di bulan Ramadan yang menuntut fisik menjadi prima karena kita diharuskan berpuasa lebih kurang 14 jam lamanya.

Well, inilah akhir dari perjalanan Troveskin Ramadan Challengeku. Semoga bisa menginspirasi teman-teman ya ^^